Tampilkan postingan dengan label puebi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puebi. Tampilkan semua postingan

PUEBI : Apostrof

PUEBI : pedoman umum ejaan bahasa Indonesia
- tanda baca penyingkat atau apostrof (')

Tanda Penyingkat atau Apostrof (‘)
dipakai untuk menunjukkan penghilangan bagian kata atau bagian angka tahun dalam konteks tertentu.

Misalnya:
- Dia 'kan kusurati. ('kan = akan)
- Mereka sudah datang, 'kan? ('kan = bukan)
- Malam 'lah tiba. ('lah = telah)
5-2-'13 ('13 = 2013)

Biasanya sering dijumpai pada syair, sajak puisi, lagu, quotes, dan lain-lain untuk memperindah tiap kata/kalimatnya.

Semoga bermanfaat :)
Maaf apabila masih banyak salah dan kekurang, silakan beri masukkan ♥️

PUEBI : tanda baca [ elipsis ]

PUEBI : pedoman umum ejaan bahasa Indonesia
- elipsis

Tanda Elipsis atau titik tiga (...)

▪️ 1. Tanda elipsis dipakai untuk menunjukkan bahwa dalam suatu kalimat atau kutipan ada bagian yang dihilangkan.

Misalnya :
- Penyebab kemerosotan ... akan diteliti lebih lanjut.

Catatan :
(1) Tanda elipsis itu didahului dan diikuti dengan spasi.
(2) Tanda elipsis pada akhir kalimat diikuti oleh tanda titik (jumlah titik empat buah).

▪️ 2. Tanda elipsis dipakai untuk menulis ujaran yang tidak selesai dalam dialog.

Misalnya :
- “Menurut saya … seperti … bagaimana, Bu?”
- “Jadi, simpulannya … oh, sudah saatnya istirahat.”

Catatan :
(1) Tanda elipsis itu didahului dan diikuti dengan spasi.
(2) Tanda elipsis pada akhir kalimat diikuti oleh tanda titik
(jumlah titik empat buah).

Semoga bermanfaat :)
Maaf apabila masih banyak salah dan kekurang, silakan beri masukkan ♥️

PUEBI : partikel per

PUEBI : pedoman umum ejaan bahasa Indonesia
- partikel per

Penggunaan partikel (per) dapat dipisah atau disambung, yaitu :

▪️ 1. Partikel per yang punya arti tiap-tiap/setiap = (dipisah)
Contoh : Diskon harga apel per kilogramnya 5%.

▪️ 2. Partikel per yang punya arti mulai = (dipisah)
Contoh : Per April tahun ini aku mulai mandiri.

▪️ 3. Partikel per yang punya arti demi = (dipisah)
Contoh : Ok. Kita lihat satu per satu.

▪️ 4. Partikel per yang punya arti dibagi = (disambung)
Contoh : Lengan bajuku tiga perempat.

▪️ 5. Partikel per sebagai awalan = (disambung)
Contoh : Perpanjangan waktu untuk deadline sampai pada tanggal, 30 April 2020.

Semoga bermanfaat :)
Maaf apabila masih banyak salah dan kekurang, silakan beri masukkan ♥️

PUEBI : partikel pun

PUEBI : pedoman umum ejaan bahasa Indonesia
- partikel pun

Partikel pun ditulis terpisah dari kata yang mendahuluinya.

Misalnya :
▪️ Apa pun permasalahan yang muncul, dia dapat mengatasinya dengan bijaksana.
▪️ Jika kita hendak pulang tengah malam pun, kendaraan masih tersedia.
▪️ Jangankan dua kali, satu kali pun engkau belum pernah berkunjung ke rumahku.

Catatan :
Partikel pun yang merupakan unsur kata penghubung ditulis serangkai.

Misalnya :
▪️ Meskipun sibuk, dia dapat menyelesaikan tugas tepat pada waktunya.
▪️ Dia tetap bersemangat walaupun lelah.
▪️ Adapun penyebab kemacetan itu belum diketahui.
▪️ Bagaimanapun pekerjaan itu harus selesai minggu depan.

Dua belas kata hubung partikel (pun)
1. Adapun
2. Andaipun
3. Ataupun
4. Bagaimanapun
5. Biarpun
6. Kalaupun
7. Kendatipun
8. Maupun
9. Meskipun
10. Sekalipun
11. Sungguhpun
12. Walaupun

Semoga bermanfaat :)
Maaf apabila masih banyak salah dan kekurang, silakan beri masukkan ♥️

Peran Keluarga dalam Menjaga Kesehatan Jiwa Anggota Keluarganya.

A. PENDAHULUAN. Kesehatan jiwa merupakan aspek penting yang berkontribusi pada kesejahteraan dan kualitas hidup seseorang. Menurut Organisas...